
KUDU — SMK Negeri Kudu menggelar peringatan Bulan Bahasa pada Senin (19/10/2026). Mengusung tema “Lestarikan Bahasa, Hidupkan Budaya”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa cinta siswa terhadap bahasa dan sastra Indonesia.

Sebagai pembuka rangkaian acara, sekolah menggelar lomba baca puisi yang diikuti oleh perwakilan dari setiap kelas. Pada perlombaan kali ini, panitia menetapkan tema khusus, yakni “Menghidupkan Bahasa, Menguatkan Jiwa Melalui Puisi”.
Ketua Panitia Acara, Reyvan Dika, mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak dan peserta.
“Hari ini kami menyelenggarakan lomba baca puisi yang diikuti oleh perwakilan dari setiap kelas. Melalui tema Lestarikan Bahasa, Hidupkan Budaya, kami ingin mengajak seluruh siswa untuk lebih mencintai bahasa dan budaya kita,” ujar Reyvan Dika saat ditemui di lokasi acara, Senin (19/10).
Siswa yang menjadi peserta diwajibkan memilih dan membawakan salah satu dari tiga puisi karya sastrawan legendaris Indonesia, yaitu Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri, Kepada Kawan karya Chairil Anwar, atau Makna Sebuah Titipan karya W.S. Rendra.

Anggota dewan juri, Siti Fatimah, S.Pd., menjelaskan terkait kriteria penilaian dan kebebasan berekspresi bagi para peserta di atas panggung.
“Peserta diperbolehkan menggunakan ekspresi serta gestur sederhana yang mendukung penampilan mereka agar pesan dari puisi yang dibawakan dapat tersampaikan dengan baik,” jelas Siti Fatimah, S.Pd.
Sementara itu, Pembina OSIS SMK Negeri Kudu, Ainunnisa Jariah, S.Pd., berharap peringatan Bulan Bahasa ini tidak sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter dan kreativitas siswa.
“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan sastra Indonesia serta menumbuhkan keberanian dan kreativitas dalam berkarya,” tutur Ainunnisa Jariah, S.Pd. (zen)


Mantap