
KUDU, 29/09/26 – Komunitas Belajar Mak Gober (Media Aksi Guru Berbagi) SMK Negeri Kudu menggelar kegiatan bertajuk “Bedah Gempita Award 2026” di Aula Sandhyakala. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan sekolah ini bertujuan untuk memacu semangat pendidik dan tenaga kependidikan dalam berinovasi serta berbagi praktik baik.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Choiruddin, M.Pd. Dalam sambutannya, ia memotivasi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengambil peran aktif dalam ajang penghargaan tersebut.
“Saya mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk ikut aktif ambil bagian dalam Gempita Award 2026 ini sebagai sarana menunjukkan dedikasi kita,” ujar Choiruddin.

Hadir sebagai narasumber pertama, Pengawas Pembina Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Drs. Zunaidi, M.Pd., menyampaikan empat poin krusial untuk membakar semangat para peserta. Ia mengimbau pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendaftarkan diri pada kategori Guru Impresif maupun Tendik Dedikatif, serta menyiapkan naskah inovasi atau video praktik baik.
“Karya ini tidak perlu sesuatu yang rumit. Yang terpenting adalah jujur, bermakna, dan mencerminkan dedikasi nyata,” tutur Zunaidi di hadapan para peserta.
Zunaidi juga menekankan bahwa ajang ini bukanlah sekadar wadah kompetisi, melainkan sarana untuk saling menguatkan dan belajar bersama.
“Kompetisi ini bukan tentang bersaing satu sama lain, melainkan tentang bersama-sama tumbuh dan menginspirasi. Apa pun hasilnya nanti, proses menyusun karya, merefleksikan praktik, dan mendokumentasikan pencapaian adalah pengalaman yang sangat berharga bagi pengembangan profesional Bapak dan Ibu,” tambahnya.
Guna memberikan pendampingan teknis, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Anang Ismail, S.Pd., memandu langsung alur pendaftaran peserta. Ia juga mengarahkan para guru dalam menyusun karya inovasi agar terstruktur sesuai format standar.


“Penyusunan naskah inovasi dan pendokumentasian praktik baik diarahkan menggunakan gaya selingkung STAR (Situation, Task, Action, Result) agar narasi yang disampaikan lebih sistematis dan terukur,” jelas Anang saat mendampingi teknis pendaftaran.
Sesi dilanjutkan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Ketenagaan, Dwi Efyanto, M.Pd., yang memaparkan materi seputar kelengkapan administrasi kepegawaian dan Penilaian Kinerja Guru (PKG). Ia mengingatkan pentingnya kesadaran mandiri terhadap pemutakhiran data pribadi di berbagai sistem informasi.
“Setiap Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) harus sadar dan bertanggung jawab terhadap keakuratan data pribadinya masing-masing, seperti pada aplikasi e-Master maupun SI-ASN. Kedisiplinan pembaruan data ini akan sangat berguna untuk memperlancar berbagai urusan administrasi kepegawaian, termasuk proses kenaikan pangkat,” tegas Dwi Efyanto. “Melalui kegiatan bedah dan pendampingan ini, kami berharap seluruh warga SMK Negeri Kudu tidak hanya siap bersaing dalam Gempita Award 2026, tetapi juga makin solid dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan dan tata kelola kepegawaian di lingkungan sekolah,” pungkas Dwi Efyanto. (zen)

