SMKN Kudu Dorong Kompetensi Lewat Workshop Sinergi

SMKN Kudu Dorong Kompetensi Lewat Workshop Sinergi

Kudu, 15/5/2026 – Guna menyegarkan semangat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, SMK Negeri Kudu menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan. Kegiatan intensif ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Mei 2026.

Mengusung tema yang unik dan membumi, “Ilmu Dapat, Segar pun Dapat”, workshop ini wajib diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SMKN Kudu. Agenda ini memadukan evaluasi akademis yang serius dengan kegiatan penyegaran emosional (refreshing) untuk membangun soliditas tim.

Kegiatan pertama dibuka dengan penekanan pada aspek kedisiplinan dan tanggung jawab kolektif. Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd., selaku Kepala SMK Negeri Kudu hadir sebagai narasumber pertama yang mengupas tuntas pentingnya komitmen bersama.

“Disiplin adalah fondasi utama. Semua program yang dirancang oleh sekolah tidak akan berjalan maksimal jika hanya menjadi beban segelintir orang. Ini adalah tanggung jawab seluruh warga sekolah tanpa terkecuali,” tegas Erna dalam paparannya.

MC penuh energi bikin suasana belajar jadi pengalaman berkesan.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan pembedahan data penjaminan mutu sekolah yang dipandu oleh Pengawas pembina, Drs. Zunaidi, M.Pd. Beliau mengajak seluruh peserta mencermati capaian Rapor Pendidikan SMKN Kudu, mengevaluasi komponen mana saja yang mengalami kenaikan, serta mendeteksi poin-poin yang justru menurun.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap data. Saya meminta semua warga sekolah untuk bersama-sama mendongkrak poin-poin yang masih kurang. Mari kita susun program pendukung yang tepat sasaran di komponen-komponen tersebut agar Rapor Pendidikan kita melesat naik,” ujar Zunaidi memotivasi peserta.

Narasumber dengan gaya manis menghadirkan suasana belajar yang hangat

Memasuki sesi berikutnya, suasana workshop menjadi lebih dinamis saat Zainal Fanani, S.Pd., MM., naik ke panggung. Beliau membawakan materi Joyful Learning (pembelajaran yang menyenangkan) yang dikemas secara interaktif. Tidak hanya teori, peserta langsung diajak mempraktikkan berbagai game edukatif yang bisa langsung diterapkan di dalam kelas.

Game seru, semua happy

“Mengajar itu harus memikat. Jika guru bisa menyampaikan materi dengan metode yang menarik dan diselingi game yang relevan, siswa tidak akan merasa bosan. Ini adalah bekal berharga yang harus Bapak dan Ibu bawa pulang ke ruang kelas nanti,” kata Zainal di sela-sela simulasi game.

Sesuai dengan tagar tema “Segar pun Dapat” agenda Happy Fun Day pun menjadi bagian dari workshop ini yang dipandu oleh Tri Niswansari, S.Pd. Bertempat di area terbuka, seluruh peserta melebur dalam kegiatan outdoor yang menyehatkan. Suasana pecah dengan gemuruh yel-yel antarkelompok dan berbagai permainan ketangkasan. Kemeriahan semakin memuncak saat panitia membagikan berbagai macam doorprize menarik. Uniknya, hadiah tidak diberikan begitu saja, melainkan lewat tantangan menjawab pertanyaan pemantik yang memicu gelak tawa sekaligus menguji konsentrasi peserta.

Happy Fun Day Penuh Tawa. Suasana ceria, canda tawa, dan doorprize bikin acara makin unforgettable!

Di akhir kegiatan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Anang Ismail, S.Pd menyampaiakan, “melalui workshop ini, SMKN Kudu berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan tidak hanya pulang membawa wawasan baru untuk mendongkrak mutu sekolah, tetapi juga membawa semangat yang kembali segar (refresh) demi melaksanakan tugas sehari-hari  yang lebih gemilang.

(zen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *