
Kudu, 07/04/2026 – Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) untuk Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) di SMK Negeri Kudu akan dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 17 April 2026. Tema utama yang diujikan adalah “Perawatan Berkala Engine dan Electrical,” sebuah topik fundamental yang dirancang untuk mengukur penguasaan siswa terhadap kompetensi dasar yang krusial di industri otomotif.
Pemilihan topik ini didasari oleh relevansinya yang tinggi dengan kebutuhan industri saat ini. “Perawatan berkala engine dan electrical dipilih karena merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR),” jelas Anang Ismail, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Ia menambahkan, “Kompetensi ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri otomotif saat ini, di mana perawatan kendaraan menjadi layanan utama di bengkel maupun industri otomotif.” Materi ini dirancang untuk mencerminkan kemampuan kerja nyata siswa dalam mendiagnosis, merawat, dan memperbaiki sistem mesin serta kelistrikan kendaraan sesuai standar industri.


Pelaksanaan UKK akan melibatkan job praktik di mana siswa akan mengerjakan tugas perawatan berkala pada engine dan sistem kelistrikan kendaraan. Penilaian akan mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja, dengan menggunakan instrumen UKK resmi dari pemerintah dan/atau skema LSP. Untuk menjamin objektivitas, seluruh proses akan diawasi oleh penguji internal dan eksternal, serta mengacu pada standar industri dan prosedur kerja bengkel profesional.
Dalam UKK kali ini, SMK Negeri Kudu akan menghadirkan penguji eksternal dari industri ternama. “Kami akan kehadiran Bapak Siswanto Utomo dari Toyota Auto 2000 Jombang dan Bapak Amzal Suyanto, selaku Service Manager dari Suzuki United Motors Centre Mojokerto,” ujar Anang Ismail.
Lebih lanjut, Anang Ismail menyoroti keunggulan SMK Negeri Kudu dalam mendukung pelaksanaan UKK. “Kami memiliki fasilitas bengkel praktik yang lengkap dengan peralatan standar industri, seperti engine stand, scanner, dan alat ukur kelistrikan,” paparnya. “Pembelajaran kami juga berbasis praktik langsung atau hands-on, yang sangat mendekati kondisi kerja nyata di lapangan. Selain itu, kami menjalin kerja sama erat dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dalam pelaksanaan UKK dan proses pembelajaran, memastikan lulusan kami siap menghadapi tren kompetensi yang dibutuhkan industri otomotif modern, termasuk dalam sistem kelistrikan dan teknologi kendaraan terkini.”
(zen)



Ujian ini hanya bagian dari pembelajaran, ujian yang sebenarnya adalah nanti setelah lulus ketika menghadapi dunia kerja yang sebenarnya.
Semoga sukses kedepannya siswa siswi SMKN Kudu.