.

Pemakaian water pass untuk mendapatkan kerataan
Tak ingin tertinggal dari lainnya SMKN Kudu juga mengirimkan wakilnya dalam bidang lomba Wall and Floor Tilling diLKS 2023. Bidang lomba ini diadakan di SMKS Teknologi Balung Jember. Tak ada perbedaan jadwal dengan perlombaan yang bertempat di lokasi berbeda, bidang lomba ini diadakan dari tanggal 22 hingga 25 Mei 2023. Adi Salam Muchti Hidayatullah menjadi siswa terpilih dari SMKN Kudu yang mewakili Jombang dalam perlombaan ini semangat dan selalu teliti dalam setiap tahap perlombaan ini. Rangkaian kegiatan yang cukup padat tak menyurutkan langkahnya tetap semangat berkarya untuk mengukir prestasi.
Rangkaian kegiatan dimulai dari hari senin pukul 3 sore. Dalam hal inid iadakan TM bersama para seluruh peserta dan pembimbing serta juri, penjab, dan panitia. Peserta yang mengikuti cabang lomba ini keseluruhan berjumlah 12 siswa dari seluruh penjuru sekolah di Jawa Timur dan merupakan siswa pilihan di masing-masing Kabupaten. Setelah TM dilakukan pengecekan media kerja dan melakukan pembenahan media seperti penambahan 5 cm keatas agar hasil yang didapatkan oleh peserta semakin maksimal.
Kegiatan lomba berlanjut di hari pertama yakni pada hari ini, Selasa 23 Mei 2023 seluruh yang dilakukan peserta termasuk perwakilan SMKN Kudu adalah menggambar dan memotong keramik untuk modul A dan jika terdapat sisa waktu dari yang ditentukan oleh panitia, peserta bisa melanjutkan memasang bata ringan untuk lantai yang sebenarnya bisa dikerjakan mulai esok hari. Keseleruhan waktu yang dihabiskan untuk rangkaian perlombaan hari pertama yakni sekitar 6 jam yakni mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB. Waktu yang cukup lama dan mengusras energi sebab perlomaan ini tidak hanya membutuhkan fisik yang kuat tetapi juga trik dan akal yang cerdas agar semua terasa sinergi.

Proses menggambar pada keramik sebelum pemotongan
Belum selesai di hari pertama, rangkaian kegiatan dilanjutkan di hari kedua dengan durasi waktu yang sama yakni 6 jam. Pada perlombaan hari kedua ini peserta mulai memasang keramik untuk modul A dandiwajibkan modul A harus selesai di hari ini beserta grouting dan cleaningnnya atau memberisahkan segala media. Tidak hanya sampai di sini setelah dua hal tadi selesai, langkah setelah itu yakni melakukan pemotongan keramik untuk modul B atau lantai. Alhamdulillah perwakilan SMKN Kudu, Adi Salam berhasil menyelesaikan semuanya tepat waktu tanpa ada pelanggaran.

Pemotongan keramik dengan sangat cermat
Perlombaan terus berlanjut di hari ketiga. Di hari ketiga ini, kompetisi menyelesaikan modul B lantai beserta 3D. Hari ketiga hanya 3 jam karena jumlah jam yang ditentukan hanya 15 jam. Di hari terakhir ini peserta melakukan pemotongan bata ringan untuk 3d lantai dan keramik untuk modul B. Lalu memasang keramik lantai dan pada menit terakhir terdapat penambaha w aktu 15 menit karena melihat lebih dari 50% peserta belum menyelesaikan modul B. Di menit terakhir Adi melakukan pengisian nat pembersihan media. Semua dilakukan Adi Salam dengan teliti namun tepat waktu hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan. Setelah peluit dibunyikan, sudah tidak ada yang boleh menyentuh media kerja kemudian diiberi waktu 30 menit untuk pembersihan area dan tidak boleh menyentuh media. Setelah itu para juri melakukan penilaian pada masing-masing hasil dari peserta. 15 menit setelah menilai diumumkan hasil 5 besar oleh panitia dan Adi Salam perwakilan SMKN Kudu mendapatkan 5 besar, namun belum beruntung karenakalah selisih poin sehingga belum bisa melaju ke 3 besar. Semoga untuk tahun tahun berikutnya Smkn kudu bisa lebih unggul kembali. (Niss/ E.K)


