Teknik Pemesinan
–
Mempelajari tentang aplikasi dari prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Mampu mengoperasikan mesin bubut, mesin frais, mesin CNC dan mesin las.
Teknik Kendaraan Ringan
–
Mempelajari tentang pemeliharaan dan perbaikan kendaraan ringan khususnya kendaraat darat baik sistem konvensional maupun sistem injeksi beserta alat-alat yang ada di dalamnya.
Bisnis Konstruksi dan Properti
–
Mempelajari ilmu tentang konstruksi bangunan dan furniture perkayuan, pengukuran tanah, rancangan anggaran biaya (RAB) serta laporan pelaksanaan konstruksi bangunan, perencanaan bisnis konstruksi dan properti, pelaksanaan dan pengawasan konstruksi, dan lainnya.
Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
–
Mempelajari tentang perencanaan bangunan, pelaksanaan pembuatan gedung dan perbaikan gedung. Menggambar rumah, gedung dan apartemen, menghitung biaya bangunan, melaksankan pembangunan dan memelihara kontruksi bangunan.
Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian
–
Mempelajari tentang pengolahan hasil tani menjadi suatu produk hingga penjualan. Diharapkan memiliki kemampuan Good Manufacturing Procedure serta pengolahan hasil pertanian dengan berbagai teknik seperti fermentasi, suhu tinggi, suhu rendah, teknik pemanasan tidak langsung dan lainnya. Serta penerapan kebersihan lingkungan sekitar lokasi pengolahan hasil tani, bagaiana menyimpan hasil tani dan olahannya, hingga pengelolaan limbah hasil tani.
Teaching Factory
–
Model pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Tujuan teaching factory akhirnya adalah mengenalkan bagaimana dunia bisnis dijalankan. Yang juga mengenalkan jiwa enterpreneur sejak dini dari dalam kelas. Program teaching factory saat ini merupakan terobosan baru bagi dunia pendidikan di Indonesia.


